Ahli waris menyangga, atas permohonan sertifikat atas nama Kahar Sibali selaku pembeli tanah darat nomor persil 55 kohir 755 D1 an, Samaung bin palara di buku C1

314

SURAT  SANGGAHAN  PEMBUATAN  SERTIFIKATUR

 

Permohonan : Surat Sanngahan  Tanah Darat ,  Hak milik persil 55 Kohir 755  D1 , Luas  0,3 are  atau  [Tigaratus meter persegi ] Atas nama  Samaung  bin palara , Tanah   induk  yang  sudah  bertanbah  luas  menjadi  0,35 are atau  [Tiga ribu  Delapan ratus meter persegi] dan   tanah  tersebuat berlokasi  dipesisir  pantai , didusun jonggo batu Desa Aeng batu –batu ,Kec.galut .

Kepada Yth: Kepala Badan  Pertanahan  Nasional  [BPN] Takalar

di –

Kabupaten Takalar

 

Dengan hormat, Kami yang bertanda tangan dibawah ini/Selaku Ahli waris Dari    Almarhum Samaung Bin palara :

Nama              : Lara dg Nai

Jenis kelamin : Laki-laki

No. KTP         : 7305063112620033

Alamat                   : Dusun Kunjung Mae Desa Bontolanra Kecamatan ,Galut .kab. Takalar

No. Telp          : 085321487729.

Dengan ini kami menyampaikan  kepada  kepala Badan  pertanahan  Takalar  yang namanya  kami sebutkan  dibawah ini :

Nama               : H. Kahar Sibali

Jenis kelamin   : Laki-laki

Alamat              : Batu- Batu  dusun jonggo Batu desa  Aeng  batu batu .Kecamatan .Galesong utara Kabupaten .Takalar sulawesi selatan ,penjualan dan pembelian Tanah yang  bukan hak miliknya  seluas 0,35  are  atau [Tiga ribu Lima  ratus meter persegi ] kami  anggap  pembelian  tidak sah karena  sipenjual  bukan  hak  milik  mereka jual yang ,tertera dibuku, RINCI . C  ,, diakta Jual beli  , yang dibuat PPAT Pemerintah   kecamatan galesong utara kabupaten .Takalar,  adanya indikasi merekayasa data Surat akta jual beli tanah, pembeli .yaitu  H.KAHAR  SIBALI  ,  selaku pembeli Seluas 0.35 are atau [Tiga ribu delapan ratus  meter persegi] satu objek  dijadikan dua akta jual beli, karena  diduga adanya  permainan ingin mau menhilangkan  luas tanah induk 0,3 are atau [Tigaratus meter persegi ] luas tanah darat itu ,menjadi 0,35  are  atau menjadi [ Tiga ribu Lima  ratus meter persegi ] ,karena tanah darat itu berada di lokasi pesisir pantai persil 55 kohir 755 , di dusun Jonggo Batu Desa aeng Batu -Batu  , padahal induk tanah darat itu.di dalam Surat Rinci kohir 755 tersebut.atas Nama.Samaung Bin Palara,  Induk tanah itu Seluas 0,3 are . Bukan atas Nama Sabang Bin Dolo. Namun penjual   SABANG   bin dolo tertera Seluas 0,38 are .Dijual kepada YUNUS  Murad  pada tanggal 4 juni  tahun 2009 dan selanjutnya Yunus murad menjual kepada juraidin Asis   ,pada saat itu  Juraidin Asis .melakukan penjualan dan transaksi kepada , H..Kahar  Sibali Bin Sangkala,pada tanggal. 3 maret 2017 .seluas  35  are  dijadikan  dua akta jual beli ,akta  jual  beli pertama  seluas 2000 meter persegi  akte jua beli kedua  1500 meter persegi , tanggal yang sama bulan sama  haripun sama di tahun  yang  sama  2017 penjualan /dan  pengajuan  sertipikat, Atas Nama .H .Kahar sibali   kami sangga kepada Badan  pertanahan  nasional   [BPN ]karena  diduga  adanya permainan rekayasa  data   terhadap pemerintah terkait Bersama penjual dan  pembeli ,  Ahli Waris almarhum samaung bin palara tak pernah ahli waris merasa melakukan penjualan kepada siapapun hingga kami selaku ahli waris merasa dirugikan .sehingga kami melakukan permohonanan pengaduan sanggahan  secara Tertulis kepada  Bapak  atau IBu kepala,Badang pertanahan  nasional takalar [ BPN ] Takalar  ,selaku pimpinan BPN di Kabupaten Takalar sulawesi. selatan . Selain itu kami melampirkan barang bukti sebagai berikut:

  1. kami lampirkan foto copy surat Rinci dan surat putih atas Nama,Samaung Bin palara.
  2. .kami juga lampirkan FOTO Cof i  surat akta jual beli  tanah darat dari pembeli pertama dan pembeli kedua dan pembeli  terahir .
  3. Kami  juga  sebutkan  luas  sebelum  Tanah  bertamba  luas  dari  0,3 are,atau  [ kurang  lebih  tiga ratus meter persegi]  saat sekarang  ini   ukuran  dalam  akta  jual  beli pertama  sudah menjadi Luas  0,38 are  atau [ kurang  Lebih  ,tiga  ribu delapan
  4. Kami selaku ahli waris  Almarhun  dari  samaung  bin palara keberatan  apa bila ada salah satu pembeli yang mengajukan sertipikat  mohon pihak  Badang pertanahan  nasional takalar menanggukan  sertipikat  atas  nama  Kahar  sibali baru diketahui  pindah  tangan setelah  tanah itu dipagar  oleh  sipembeli dua bulan .terahir ,dan selama ini  tanah tersebut  dikuasai  oleh  keluarga  kami   digunakan  tempat  penjemuran  ikan  selama  puluhan tahunLamanya ,

 

Demikian laporan pengaduan penjualan tanah yang Bukan hak miliknya penjual dan  ,pembeli   diduga melakukan  penggelapan  hak tanah warisan, Ahli waris .

Kami berharap kepada Bapak dan  IBU KEPALA  BPN  Takalar , bersedia untuk membantu kami menangguhkan  bilah ada permohonan sertifikat   dan  menunjukan  persil 55 BLOK 003  kohir 755 D1 Luas 0,3  tanah  induk  di akta  jual  beli  masing –masing  atas  nama  pembeli , perkara tanah  kami  ini ,Yang  dijual oleh orang  lain ,  hak  tanah  warisan kami  ,. Atas perhatiannya . Kami ucapkan terimakasih.

 

Bontolanra:      oktor – 2017

 

 

TTD

 

[LARA  DG NAI ]

 

Tembusan:

1..Kepala  Badan  pertanahan  Nasional  provensi  Sulawesi  Selatan

2.Ketua DPRD Kab.Takalar

3.Ketua pengadilan  Negeri Kab .Takalar

4.Kepala kecamatan galesong  utara .

5.kantor  mapolsek  galesong  utara

6 .Kepala desa  aeng Batu –Batu