Pemprov sul-sel terduga merampas tanah ahliwaris Baco bin Jumaleng

241

Mapj  sul  sel Makassar  –   Tanah  milik ahli waris  bacjo bin jumaleng  dirampas oleh  pemprov sulawesi- selatan  dengan  menggunakan surat keterangan hak pakai untuk membagun  kantor  dinas  perhubungan ,tanah milik  Bacjo bin jumaleng  persil 30 b DII ,KOHIR 526  C1 , saat ini  pemprov sul -sel  berkeinginan  menguasai  lahan yang pernah dipinjam pakai  pemprov  dari  Bacjo bin jumalaeng   mengungkapkan   kepada   mapj sul- sel  berusaha ncari pakta,  masyarakat  anti penyalagunaan  jabatan  , bahwa  yang di klem  pem prov  sulawesi selatan   adalah  persil  30 b D II  kohir  506  Dan  tanah  yang  dipersoalkan oleh pemprov  sulawesi selatan  sudah pindah  ketangan   orang lain ,dan tanah  yang  pernah  diperkarakan  itu, oleh  pemprov sul sel  ,pada hari  hari sabtu  27 maret 2013  /nomor perkara 298 pdt /G /2011 PN  MKS  OBJEK Sebidang  tanah  .

Persil  30 b DII yang  sama  persil  ,  kohir  yang berbeda yaitu  kohir  526  milik  ahli waris  bacjo bin jumaleng  bukan milik pemprov  sulawesi selatan  yang  diklem  saat ini , yang  pernah  ditempat dinas perhubungan  pemprov  yang dijadikan  kantor  dinas perhubungan  sulawesi selatan  itu .adalah milik  ahli waris dari  bacjo bin jumaleng .

Tanah tersebut  persil  30 b DII Kohir  526 ini  dengan luas  86 Ha , tak pernah diperkarakan  oleh siapapun  pihak ahli waris  tersebut .yang terletak  di jalan urip sumiharjo  kelurahan karampuan  .Kecamatan  panakukan   kota makassar .

Bilah pihak  pemprov sulawesi selatan  menklem  tanah  ahli wari  Bacjo  bin jumaleng   maka  pihak yang menklem itu  adalah  melawan hukum ,karena tanah  yang  dimaksud  pemprov  sul-sel  itu  salah objek  ,

Ahli waris  bersama  LSM  . MAPJ ATAU  Masyarakat  anti penyalagunaan  jabatan  mempertahankan   hak asasinya   dalam  kebenaran  itu. Hak  yang  diakui  dan ditunjuk oleh pemprov sulawesi- selatan  merupakan salah objek ,yang  dianggap  pemprov itu  tanah yang  pernah diperkarakan adalah  persil 30 b ,DII  kohir 506 /bukan  kohir  526 yang tidak   pernah diperkarakan  itu   atas nama  Bacjo bin  jumaleng  dan  ahli waris  dari  Bacjo bin jumaleng  mempertahankan  hak milik mereka  sesuai  surat putih dan   tertera dalam buku c1 . maka pihak  penegak hukum  ,melihak kejadian yang dilakukan  pemprov  sul-sel  [redaksi  ti m  mapj andi nasir  ]