Penangkapan pelaku pencurian  Diwarnai  Penembakan  Hak  Asasi Manusia (  HAM )

597

Penangkapan pelaku pencurian  Diwarnai  Penembakan  Hak  Asasi Manusia (  HAM )Terkait ACo  Alias  Amran .Membuat Publihbk  Mengerti  OPini  Polres   Nunukan.Kab  Nunukan  Propensi Kalimantan utara

Mapj –sul sel .com ,media online  Nunukan  ,Baru Baru ini  (27/2/2019)..Kurangnya  sosialisasi peraturan yang resmi berhubungan dengan: penggunaan  senjata api  yg di atur oleh  Undang Undang  Darurat  no 12 tahun 1951..ERA Repormasi .Telah membawa intitusi polri dan  P0lres   Nunukan,,dalam penegakan hukum Wartawan  media online  menemui  Kasad  : RESKRIM  . M. Ali SUHADAK.SH.MH.diruangan nya untuk  Diwawancara  dari salah satu  media  online,  MAPJ Sulsel .com ,terkait  ACo  alias Amran  ,,

Kasad reskrim  mengatan  bahwa  pelaku  pencurian  itu mendapat timah panas  akibat  sempat  mau melawan  terhadap petugas  yang ingin menankapnya  dan  saat ini pelakuSementara  ini  Aco   Selaku  pelaku pencurian  dalam   perawatan medis yg dilakukan anggota polres nunukan bidang kesehatan,dari terpidana yang berhubungan kasus pencurian dan pemberontakan akhirnya mengalami  Luka  dibagian  betis  karena   pelaku  ditembak  di tempat karena  mau melarikan diri dan memberontak  ingin melawan  aparat petugas  pada saat  ditangkap ,,Aparat  sebagai alat  keamanan  menjadi komunitas  keadilan .dengan  penampilan yang humanis .konsekwensinya  kekerasan  yang dilakukan  pihak  polisi  dan  mengapa  masih terjadi  suatu hal yang  tidak  di inginkan  oleh pablik.

.

Tantangan  Reformasi untuk polres  nunukan  adalah.;Menbangun Polres nunukan  sebagai  penegak hukum ,perlindungan  Hak  Asasi  manusia  ,memasyarakatkan .ketiga unsur pokok untuk dipenuhi dalam penggunaan  kekuatan  polres   nunukan :.

Ditujukan . bagi pemeliharaan  ketertiban  sosial dan perdamaian .Keselamatan  aparat penegak hukum yang bertugas ,.Publik secara luas aparat penegak hukum  khususnya kepolisian dapat memainka peran yang  strategis karena institusi ini memiliki  kewenangan untuk menggunakan  kekerasan  dan senjata api yang diatur oleh  Undang  Undang  Darurat  NO 12 THN 195I..

Namun kewenangan   aparat  ini di atur dan diawasi secara ketat  agar tdk membahayakan penegak hukum itu sendiri .Penegak Hak  Asasi manusia ( HAM )., Terkait  yang  dialami  ACO ALIAS Amran ,,.dan orang tua  ACo  adalah  ISMAIL  Lahir ditawau Malaysia  05 pebruari 1982 ,.berdomisili   dijalan  persemaian kelurahan nunukan  Barat kecamatan nunukan  Kabupaten nunukan  provnsi Kalimantan  utara,.

ACo alias amran  telah beberapa  kali  melakukan  pencurian  dibeberapa tempat  diwilayah  Nunukan  yng  dincar rumah  rumah   kosong  yang  ditingglkan penhuninya,,.Pada saat   pelaku ditangkap  ACo  Alias Amran  mereka  berusaha   melawan  aparat  kepolisian ,karena  dia mencabut  sebilah  badik  lengkap dengan  sarung  ,yng diselipkan  dipinggangnya ,. Dan  pada  itu anggota  Reskrim nunukan  menhadiai timah panas ,untuk melumpukan karna  dihawatirkan  melukai petugas  yang  sedang bertugas  tempat kejadian  ini  dijalan pembangunan  nunukan  ,,pelaku  dikenakan  pasal 2 ayat( 1)  UU Darurat  no 12 thn 1951.Dan pasal 363 ayat (1)ko.3c dan

jonto KUHP.pidanapencurian dan pemberantakan pelaku ,dengan  ancaman  hukuman  (7)  tujuh tahun penjara ,,.selain  itu Perkara tindak pidana  membawa  dan  memiliki  senjata tajam tampa ijin dari pihak yang berwewenang  sebagai  mana yang di maksud dalam rumusan .yang tertera sesuai dgn laporan polisi no/lp/23/11/2019/kaltara/ res nunukan .Adapun  anggota nunukan selalu  bersikap  simpati  iklhas melayani  sesama  manusia   apalagi  perawatan medis para terpidana .yg dialami  aco  alias amran  sementara  ganti perban dgn luka tembak yg dialami  diruang  tahanan polres nunukan .dengan adanya program polisi polres peduli  nunukan  .rasa kemanusiaan itu  adalah misi Humanis  .kebijakan .di siplin  sebagai  aparat  penegak hukum  taat dan patuh  aturan hukum . Tidak boleh melanggar hukum .itulah visi misi program  Kapolri  (RED/RAHMIATI)