Polisi Pamong Praja menghancurkan Rumah ahli waris Baco bin Jumaleng

379

Mapj _sulsel.com _ Eksekusi  disertai dengan  pembongkaran  dan dilakukan   oknum kasat ,polisi pamom  praja  sulsel  tanpa  ada putusan pengadilan negeri makassar,

eksekusi  selaku eksekusi  pengadilan negeri esekutor bukan esekutif.melakukan eksekusi tidak dibacakan putusan akan dilakukan eksekusi dibacakan oleh pengadilan negeri ini Tidak  ada putusan hanya kekuasaannya.dan orogansi kewenangan(perbuatan melawan hukum) dan putusan Mahkamah Agung  no.1700 k  / pdt/2014 tgl 13 agustus 2015.persil 30 DII kohir 526 CI luas 0.86 ha.atas nama ahli waris Batjo Bin Djumaleng kelurahan  karsmpuang kec. panakkukang kota makasar .(tidak pernah  bersentuhan hukum atau pindah tangan pada  orang lain)dan putusan tersebut  salah menunjukan obyek sengketa  perkara .tidak  ada hubungan lokasi milik Bajto bin Djumaleng. Ini.Bentuk Rekayasa perampasan hak milik Batjo bin Djumaleng sehingga bangunan /rumah hunian diatas tanah milik dihancurkan rata dengan tanah.sehingga para ahli waris batjo bin Djumaleng kehilangan tempat tinggal dan tempat kelahiran para ahli waris itu ,pihak pemerintah  terkait  atau aparat penegak hukum  sekiranya dapat  berbuat  bijak  kepada kebenaran  terhadap  ahli waris  Baco bin jumaleng karena hak  tanah yang ditempati para ahli waris diobrak abrik oleh pihak  polisi pamom praja atas perintah pemprop sulawesi  selatan .( Tim redaksi mapj sulsel .com )