Polisi polres touna sulawesi tenga salah tangkap pada warga yang tidak bersalah

226

Mapj  -Sulawesi tenga  Polres touna , -Empat  tahun  yang lalu Tgl 4 juni 2013 pihak polisi polres Touna  menangkap  salah  satu  warga  yang tidak bersalah  sewaktu polisi  melakukan  menangkapan  tanpa memperlihatkan surat perintah penangkapan terhadap warga itu  tak  tahu  apa kesalahan yang dilakukan  pada  saat  itu ,hingga langsung disel dan ditetapkan sebagai tersangka  diduga melakukan penipuan  dan penggelapan ditahun  2009  dan pada saat itu   pihak polres Touna  tidak  dapat membuktikan tudingannya  ats penipuan dan pegelapan , maka  warga itu dikeluarkan dari sel, tahun 2015 kasus penipuan dan pgelapan diserahkan p 18 pihak  kejaksaan mengeluarkan  berkas atau p19, pada tahun 2017 warga itu dijemput lagi secara paksa oleh pihak polres Touna  tanpa memperlihatkan lagi surat perintah penangkapan   langsung dibawa kekantor polres  touna  setibanya warga   diktor polres dipaksa untuk tanda tangan surat perintah penangkapan,warga itu  menolak tanda tanda tangan surat tersebut maka pihak  penyidik  memberikan  berita acara penolakan surat perintah penangkpan, yg lucunya  surat berita penolakan sudah bukan penipuan yg dicantumkan tetapi sudah pencabulan untuk itu  seorang  warga yang tidak bersalah pihak oknum  polisi  sudah tiga kejadian yg dituduhkan kepada  warga  tidak bersalah ,dan pihak polisi polres Touna  Sulawesi tengah ,polisi  tidak bisa membuktikan  tuduhan penipuan, pengelapan kepada warga dan  polisi  sebagai pengayong masyarakat  dan pelindung masyarakat untuk  sebgai contoh untuk pelayanan  masyarakat untuk membelah warga yang benar ,,tetapi  oknun polisi ini keluar  dari  koridor hukum yang berlaku ,,pada hal intitusi polri selalu mengingatkan kepada  semua jajarannya bahwa  masyarakat itu adalah mitra  polisi   dan  polisi itu adalah mitra masyarakat ,,tetapi kelalaian  kerja oknum polisi kerjanya tidak benar.,,kalau  selalu mencari cari kesalahan  warganya ,,maka intitusi polri  tidak membenarkan langka jika itu dilakukan  tersebut ,,

Dimata masyarakat bagi oknum polisi  tidak becus kerjanya sebagai penegak hukm  ,,karena selalu mencari  kesalahan  orang  yang  tidak pernah melakukan perbuatan  yang ditudinkan  kepada warga tersebut .

Pihak  warga  yang pernah mengalami tuduhan dari pihak  aparat kepolisian ,,yang tidak  terbukti dan disel selama  dua tahun lamanya  maka warga  tak  lain  berharap kepada institusi polri  menrehabilitasi nama baiknya  warga  dimata  hokum sewaktu mereka  ditahan selama  dua tahun lamanya ,, dari [Redaksi  Mapj  sulsel ]