SURAT SANGGAHAN PEMBUATAN SERTIFIKAT,dibadan pertanahan nasional [BPN ] Takalar

8809

SURAT  SANGGAHAN  PEMBUATAN  SERTIFIKAT

 

Permohonan : Surat Sanngahan  Tanah Darat ,  Hak milik persil 55 Kohir 755  D1 , Luas  0,3 are  atau  [Tigaratus meter persegi ] Atas nama  Samaung  bin palara , Tanah   induk  yang  sudah  bertanbah  luas  menjadi  0,38 are atau  [Tiga ribu  Delapan ratus meter persegi] dan   tanah  tersebuat berlokasi  dipesisir  pantai , didusun jonggo batu Desa Aeng batu –batu ,,

 

 

Kepada Yth: Kepala Badan  Pertahan  Nasional  [BPN] Takalar

di –

Kabupaten Takalar

 

Dengan hormat, Kami yang bertanda tangan dibawah ini/Selaku Ahli waris Dari    Almarhum Samaung Bin palara :

Nama              : Lara dg Nai

Jenis kelamin : Laki-laki

No. KTP         : 7305063112620033

Alamat              : Dusun Kunjung Mae Desa Bontolanra Kecamatan ,Galut .kab. Takalar

No. Telp          : 085321487729.

Dengan ini kami menyampaikan  kepada  kepala Badan  pertanahan  takalar  yang namanya  kami sebutkan  4 orang  dibawah ini :

Nama               : Sabang Dg Gassing

Jenis kelamin   : Laki-laki

Alamat : Pakkabba, Desa Pakkabba .Kecamatan .Galesong utara Kabupaten .Takalar . SABANG DG .GASSING diduga telah melakukan penjualan Tanah yang  bukan hak miliknya  seluas 0,38 are  atau [Tiga ribu delapan ratus meter persegi  ] yang tertera  diakta Jual beli  , yang dibuat PPAT Pemerintah   kecamatan galesong utara kabupaten .Takalar, adanya indikasi merekayasa data Surat akta jual beli tanah Bersama pembeli .yaitu Yunus Murad ,  selaku pembeli Seluas 0.38 are atau [Tiga ribu delapan ratus  meter persegi] Kohir 755 ./ karena bertambahnya luas tanah  dari  induk 0,3 are atau [ Kuran Lebih Tigaratus meter persegi ] luas tanah darat itu ,menjadi 0,38 are atau menjadi [Kurang  lebih Tiga ribu delapan ratus meter persegi ] ,karena tanah darat itu berada di lokasi pesisir pantai persil 55 kohir 755 , di dusun Jonggo Batu Desa aeng Batu -Batu  , padahal induk tanah darat itu.di dalam Surat Rinci kohir 755 tersebut.atas Nama.Samaung Bin Palara,  Induk tanah itu Seluas 0,3 are . Bukan atas Nama Sabang dg Gassing Bin Dolo. Namun penjual   SABANG Dg Gassing bin dolo tertera Seluas 0,38 are .Dijual kepada YUNUS  Murad  pada tanggal 4 juni  tahun 2009 dan selanjutnya Yunus murad menjual kepada juraidin Asis   ,pada saat itu  Juraidin Asis .melakukan penjualan dan transaksi kepada , H.Abd.Kahar  Sibali Bin Sangkala,pada tanggal. 3 maret 2017 .seluas  35  are  dijadikan  dua akta jual beli ,akta  jual  beli ke 1 seluas 2000 meter persegi  akte jua beli kedua  1500 meter persegi , tanggal yang sama bulan sama  haripun sama di tahun  yang  sama  2017 penjualan /dan  pengajuan  sertipikat, Atas Nama .H .Kahar sibali /KOHIR YANG  SAMA 755 C1,  kami sangga kepada Badan  pertanahan  nasionala  [BPN ]karena  diduga  adanya permainan rekayasa  berjamaa  terhadap pemerintah terkait Bersama penjual dan  pembeli ,  Ahli Waris almarhum samaung bin palara tak pernah ahli waris merasa melakukan penjualan kepada siapapun hingga kami selaku ahli waris merasa dirugikan .sehingga kami melakukan pengaduan sanggahan  secara Tertulis kepada  Bapak  atau IBu kepala BPN  Takalar  ,selaku pimpinan BPN di Kabupaten Takalar sulawesi. selatan . Selain itu kami melampirkan barang bukti sebagai berikut:

  1. kami lampirkan foto copy surat Rinci dan surat putih atas Nama,Samaung Bin palara.
  2. .kami juga lampirkan FOTO Cof i surat akta jual beli  tanah darat dari pembeli pertama dan pembeli kedua dan pembeli  terahir .
  3. Kami juga  sebutkan  luas  sebelum  Tanah  bertamba  luas  dari  0,3 are,atau  [ kurang  lebih  tiga ratus meter persegi]  saat sekarang  ini   ukuran  dalam  akta  jual  beli pertama  sudah menjadi Luas  0,38 are  atau [ kurang  Lebih  ,tiga  ribu delapan ratus  meter persegi ]
  4. Kami selaku ahli waris Almarhun  dari  samaung  bin palara .baru diketahui  pindah  tangan setelah  tanah itu dipagar  oleh  sipembeli .terahir ,dan selama ini  tanah tersebut  dikuasai  oleh  keluarga  kami   digunakan  tempat  penjemuran  ikan  mau di kerinkang  ,selama  puluhan tahunLamanya ,

 

Demikian laporan pengaduan penjualan tanah yang Bukan hak miliknya penjual dan  ,pembeli   diduga melakukan penggelapan  hak tanah warisan, Ahli waris .

Kami berharap kepada Bapak dan  IBU KEPALA  BPN  Takalar , bersedia untuk membantu kami menangguhkan  bilah ada permohonan sertifikat   dan  menunjukan  persil 55 BLOK 003  kohir 755D1 Luas 0,3   di akta  jual  beli  masing –masing  atas  nama  pembeli , perkara tanah  kami  ini ,Yang  dijual oleh orang  lain ,  hak  tanah  warisan kami  ,. Atas perhatiannya . Kami ucapkan terimakasih.

 

Bontolanra:  23-10-      2017

 

 

TTD

 

[LARADG NAI ]

 

Tembusan:

1Kepala  Badan  pertanahan  Negara provensi  Sulawesi  Selatan

2.Ketua DPRD Kab.Takalar

3.Ketua pengadilan  Negeri Kab .Takalar

4.Kepala kecamatan galesong utara

5.Kepala desa aeng batu- batu