SYAHRUL YASIN LIMPO MENJAMU PARA SAUDAGAR BUGIS MAKASSAR

    190

    SYAHRUL YASIN LIMPO MENJAMU PARA SAUDAGAR BUGIS MAKASSAR

     

    Minggu, 2 Juli 2017 Pencarian..

    SYL saat menjamu Peserta PSBM XVII Cerita SYL Dimarahi JK di Depan Presiden Jokowi 30 June 2017

     

    MAPJ-SULSEL COM MAKASSAR – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menjamu peserta Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XVII di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel Jumat, (30/6/2017)

     

    Malam. Di acara tersebut, gubernur Sulsel dua periode ini  memberikan sambutan. SYahrul  yasin Limpo  pun  menyampaikan  tentang karakter

     

    Bugis-Makassar yang selalu mengedepankan siri na pacce. Bahkan, karena mengedepankan siri, Syahrul yasin linpo  mengaku dirinya pernah dimarahi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di depan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Di depan seluruh peserta PSBM, Syahrul  bercerita. Saat itu, dirinya dipanggil menghadiri rapat kabinet terbatas bersama Presiden, Wakil Presiden dan sejumlah menteri.

     

    Rapat sementara berlangsung dan Syahrul dipersilakan berbicara. Namun, suara Syahrul  dinilai terlalu pelan saat menjelaskan. “Kemarin saya dimarahi pak JK di rapat kabinet terbatas di depan presiden karena bicara tidak keras. Tapi menurut ku, itulah kelebihan Bugis Makassar, selalu ada keseganan dan sopan di depan atasannya, mana mungkin suara saya keras di depan Presiden dan Wakil Presiden,” jelasnya. Berita

     

    Terkait: Wapres JK dan Ratusan Peserta PSBM XVII Dijamu Syahrul yasin limpo Selain bercerita tentang pengalaman dimarahi JK, mantan bupati Gowa dua periode ini berpesan untuk tetap mewariskan kepada generasi muda tentang karakter Bugis-Makassar. “Orang Bugis-

     

    Makassar ada di seluruh Indonesia ini, karena memang mereka perekat bangsa karena mereka memiliki siri na pacce. Inilah yang harus kita wariskan kepada anak-anak kita,” pintanya. “Mari kita jaga karakter dan kebersamaan kita, mari kita tetap menjaga negeri kita ini di manapun kita berada,” kata Syahrul . Tegas PSBM 2017 Penulis :  Redaksi Mapj sul-sel ]